Di Bawah Langit Tuguwai
Di mana ombak berbisik pada pasir sunyi,
Dan angin gunung membawa kisah purba,
Di situlah tanah tumpah darahku berdiri,
Tuguwai, hamparan damai yang tak pernah sirna.
Fajar menyapa di balik rimbun hijau pohon pala,
Menyentuh atap-atap rumah penuh tawa,
Senyum ramah basaudara menyambut hari yang baru,
Menganyam hidup dalam rukun dan satu.
Ketika senja mulai membasuh pantai,
Langitnya berubah jingga membakar kalbu,
Menatap laut luas yang membentang santai,
Ada damai yang mengalir di setiap waktu.
Tuguwai, sejauh apa pun kaki ini melangkah,
Gema ombakmu selalu memanggilku pulang,
Ke pelukan hangat rumah yang penuh berkah,
Tempat rindu dan cinta takkan pernah hilang.
.jpg)