Masyarakat Kab Puncak Ilaga Mengungsi ke Kab Timika dan Nabire.

0 PENA PANIAI - PENA PANIAI



Menurut laporan seorang masyarakat yang ikut Mengungsi ke timika Kepada Krew KNPB bahwa, Kebanyakan dari mereka yang Mengungsi adalah wanita dan anak-anak Siswa. Ketika ditanya oleh media ini. Ia mengatakan bahwa masyarakat merasa tidak aman tingal di kampung halaman sendiri (Ilaga) karena Pihak Aparat TNI-POLRI setiap hari melakukan penyisiran di setiap rumah warga.

Dan Pada saat aparat TNI-POLRI Melakukan penyisiran, Kalo ada Masyarakat sipil yang ditemui mereka di paksakan untuk menunjukkan keberadaan OPM-TPNPB. Jika tidak diberitahu mereka diintrogasi dan diteror aparat keamanan Indonesia ungkapnya dengan nada sedih sambil menghapus air matanya.

Setelah Presiden (Yoko Widodo) dan Menkopolhukam (Mahfud MD) Mengeluarkan Pelabelan OPM-TPNPB Sebagai Teroris. TNI-POLRI Melakukan tindakan sewenang-wenang yang sangat brutal. Menganggap Semua orang Papua sebagai TPNPB, Yang harus Dibunuh dan ditangkap.

Pemerintah Indonesia dengan sengaja memutuskan Jaringan di ibukota Papua dan beberapa kabupaten lainnya untuk mengelabuhi pantauan dari dunia internasional.

Mohon Pantauan dan advokasi dari semua Rakyat Papua. Tong yang sisa ini baku jaga dan baku kastau Sampai Merdeka.

Posting Komentar

0 Komentar

PENA PANIAI

PENA PANIAI adalah media yang bebas besuarah seluruh kaum berdasarkan UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) mengatur aktivitas di media sosial, melarang konten seperti pencemaran nama baik (Pasal 27A), ujaran kebencian/SARA (Pasal 28 ayat 2), asusila, perjudian, serta pemerasan dan pengancaman (Pasal 27), dengan sanksi pidana penjara dan/atau denda, termasuk ketentuan terbaru pada UU No. 1 Tahun 2024 yang bertujuan menciptakan ruang digital bersih. Intinya, semua yang disebarkan secara sengaja di medsos harus bijak agar tidak melanggar hukum dan merugikan orang lain.