lamaran kerja

0 PENA PANIAI - PENA PANIAI



Perihal : Lamaran pekerjaan Guru

               Kepada.

                    Y t h: Bapak Kepala Dinas Sosial Kab.paniai

                               Di-

                                Tempat

 

Dengan Hormat

Dengan ini, saya membuat permohonan  lamaran pekerjaan untuk bantuan dibagian administrasi di Kab. Paniai, maka untuk itu, sebagai mengajuhkan permohonan lamaran untuk menempati posisi yang saya inginkan tersebut diatas.

Adapun biodata singkat sebagai berikut:

              Nama                                  : MELIANUS MUYAPA   

              tempat/Tgl                         :TUGUWAI 15 JULI 1998

              jenis kelamin                     : LAKI-LAKI

              agama                                : K. KATOLIK

              pendidikan                        : S-1 SOSPOL

              Terakhir                             : SOLPOL

              Alamat                               : AKAGO TAKAPA

              Telp                                    : 08124700945

                    :

Adapun alasan saya untuk mengajukan lamaran di posisi tersebut ialah minat saya terhadap  pendidikan serta sesuai dengan pendidikan yang telah saya tempuh. Sebagai bahan pertimbangan untuk/ ibu kepalah sekolah ,saya telah melampirkan beberapa dokumen sebagai berikut:

1.       Foto copy ijazah terakhir

2.       Foto copy Transkrip Nilai

3.       Foto copi Hakta Mengajar

Demikian surat lamaran pekerjaan ini saya buat dengan sebaik-baiknya. Besar harapan saya agar Ibu dapat menerima saya menjadi Guru di SMP Negeri 1 paniai yang ibu pemimpin. Atas perhatian dan kesempatan yang di berikan , saya mengucapkan terimakasih.

 

Hormat saya,

 

MEIANUS MUYAPA

Tags :-

Posting Komentar

0 Komentar

PENA PANIAI

PENA PANIAI adalah media yang bebas besuarah seluruh kaum berdasarkan UU ITE (Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik) mengatur aktivitas di media sosial, melarang konten seperti pencemaran nama baik (Pasal 27A), ujaran kebencian/SARA (Pasal 28 ayat 2), asusila, perjudian, serta pemerasan dan pengancaman (Pasal 27), dengan sanksi pidana penjara dan/atau denda, termasuk ketentuan terbaru pada UU No. 1 Tahun 2024 yang bertujuan menciptakan ruang digital bersih. Intinya, semua yang disebarkan secara sengaja di medsos harus bijak agar tidak melanggar hukum dan merugikan orang lain.